Minggu, 02 Agustus 2009

Modul 3 Pengulangan

Proses yang berulang adalah suatu urut-urutan pernyataan yang akan dieksekusi terus menerus selama kondisi yang disyaratkan terpenuhi. Pengulangan proses merupakan suatu kemampuan yang dimiliki oleh semua compiler bahasa pemrograman. Terdapat banyak jenis pengulangan proses, tetapi paling tidak akan dibahas dua buah bentuk jenis pengulangan :



  1. FOR. Pengulangan dengan besarnya nilai integer sebagai kondisi (biasanya berbentuk for)
  2. WHILE. Pengulangan dengan kondisi pernyataan boolean (biasanya berbentuk while)

Gambaran Flowchart dari loop adalah sebagai berikut :








image001







Kedua jenis pernyataan pemrograman tersebut membuat program-program terstruktur lebih mudah untuk dibaca dibandingkan dengan program-program yang menggunakan struktur kontrol Goto.


1. Pernyataan dengan FOR


Pernyataan dengan FOR biasanya digunakan untuk pernyataan yang sudah ditentukan jumlah pengulangannya. OR dengan kondisi numerik yang menaik. Pada looping yang berbentuk seperti ini terdapat pernyataan increment atau penambahan yang berbentuk sebagai berikut : Kondisi = Kondisi + n, dimana n adalah bilangan yang bernilai positif. Didalam bahasa Pascal bentuk ini dikenal sebagai bentuk FOR nilai awal variable….TO…nilai akhir variable… sedangkan dalam bahasa C dikenal sebagai bentuk FOR



Contoh dari pernyataan for dalam bahasa C/C++ diperlihatkan pada contoh berikut :



#include <iostream.h>


void main(void)


{


for (int j = 1 ; j < = 4 ; j = j+1)


{


cout << I<<endl;


}


}



Contoh dari pernyataan for dalam Bahasa Pascal diperlihatkan pada contoh berikut :


Program Perulangan1;


Var I : integer; {* I adalah variabel kontrol *}


Begin


For I := 1 to 4 do


Begin


WriteLn (I);


End;


End.



Output dari kedua program tersebut adalah :


1


2


3


4



Perhatikanlah didalam pengulangan dengan for pernyataan yang berada didalam loop akan dieksekusi sampai kondisi loop tersebut tidak terpenuhi.



Contoh 2 dalam bahasa Pascal :


Program Konversi_Celcius_Fahrenheit2;


Var x : integer; { x adalah variabel kontrol}


C, F : real;


Begin


Writeln (‘--------------------------------------‘);


Writeln (‘Celcius Fahrenheit’);


Writeln (‘--------------------------------------‘);


C := 0;


For x := 1 to 10 do


image002 Begin


F := 1.8 * C + 32;


Writeln (C:8:2, F:14:2); statemen


C := C + 0.25;


End;


Writeln (‘--------------------------------------‘);


End.



Contoh 2 dalam bahasa C :


#include <iostream.h>


void main(void)


{


int x;


float C, F;


cout << “--------------------------------------“;


cout << “Celcius Fahrenheit”;


cout << “--------------------------------------“;


C := 0;


for (x = 1; x <= 10; x++)


{


F := 1.8 * C + 32;


cout << C << “ “ << F;


C := C + 0.25;


}


cout << “--------------------------------------“;


End.



3.2 Struktur Perulangan While

Perulangan ini mempunyai struktur sbb :


While Ungkapan_Logika do statemen



Statemen while - do digunakan untuk melakukan proses perulangan suatu statemen terus-menerus selama kondisi ungkapan_logika pada while masih bernilai logika benar.


Contoh berikut adalah contoh dalam bahasa PASCAL :



Var I : integer;


Begin


I := 0; image003 Ungkapan logika


While I < 15 do


Begin


image004 Writeln (I); Statement


I := I + 1;


End;


End.



Program yang sama jika dituliskan dalam bahasa C akan berbentuk sebagai berikut :



#include <iostream.h>


void main(void)


{


int j;


j = 0; image005 Ungkapan logika


while j < 15 do


{


cout << j ;


j = j + 1;


}


}



Berikut ini adalah contoh dalam bahasa pascal untuk menghitung rata-rata suatu series data yang dimasukkan oleh user.


Contoh 2 :


Program Menghitung_TotalNilai_JumlahData_RataRata;


Uses Crt;


Var Nilai, Total, RataRata : real;


N,I : integer;


Begin


Clrscr;



{*** Memasukkan jumlah dari data ***}


write (‘Jumlah data ?’);


readln (N);


writeln ;


{Memasukkan Nilai data dan langsung dihitung totalnya}


I := 0;


Total := 0;


While I < N do


Begin


I := I + 1;


Write (‘Nilai data ke ‘,I,’?’);


Readln (Nilai);


Total := Total + Nilai;


End;


{*** Menghitung nilai rata-ratanya ***}


RataRata := Total/N;



{*** Menampilkan hasil ***}


writeln;


writeln (‘Total nilai =’,Total:8:2);


writeln (‘Jumlah data =’,N:3);


writeln (Rata-rata nilai =’,RataRata:8:2);


end.



3.3 Struktur Repeat - Until

Struktur Repeat - until digunakan untuk mengulang (repeat) statemen atau blok statemen sampai (until) kondisi yang diseleksi pada until tidak terpenuhi. Sintaks dari struktur ini adalah :


image006


Repeat statemen ; until ungkapan


Contoh :











Var I : integer;


Begin


I := 10;


Repeat


Writeln (I);


I := I + 1;


Until I > 5


End.






Perbedaan pernyataan repeat..until dan while terletak pada pengecekan kondisi. Jika pada pernyataan while, kondisi dicek pada awal kalang, pada pernyataan repeat..until, kondisi dicek pada akhir kalang.


Perbedaan yang lain, bila pernyataan while mengulang pernyataan selama kondisi masih terpenuhi, pernyataan repeat..until mengulang pernyataan selama kondisi belum terpenuhi.



Berikut adalah contoh perbedaan pemakaian WHILE dan REPEAT


WHILE(Benar)


PROGRAM PenjumlahanDeretPecahan


DEKLARASI


X : Integer;


S : Real;


ALGORITMA


S0


Read(X)


While X`0 do


SS+1/x


Read(X)


Endwhile


Write(S)



REPEAT(Salah)


PROGRAM PenjumlahanDeretPecahan


DEKLARASI


X : Integer;


S : Real;


ALGORITMA


S0


Repeat


Read(X)


SS+1/x


Until x=0


Write(S)



Latihan :



  1. Buatlah pseuducode dan flowchart untuk menampilkan bilangan ganjil mulai dari 1 sampai 20.
  2. Buatlah pseuducode dan flowchart untuk menampilkan bilangan genap mulai dari 1 sampai bilangan yang di-input oleh user.
  3. Buatlah pseuducode dan flowchart untuk menampilkan bilangan seperti berikut : 3,6,9,12,15,18,21,24,27,30.


Oleh : Abdusy Syarif ST., MT

blog comments powered by Disqus

Poskan Komentar



 

Mata Kuliah Copyright © 2009 Premium Blogger Dashboard Designed by SAER