Minggu, 02 Agustus 2009

Percabangan

MODUL 2


Percabangan


Kondisi merupakan hal yang menentukan didalam mengambil keputusan mengenai tindakan yang diambil. Didalam pemrograman kondisi dikenal dalam bentuk IF, CASE ataupun yang setara.


1. IF


Adapun pernyataan yang pertama berbentuk :


IF kondisi(-kondisi) yang harus dipenuhi


Pernyataan


Pernyataan


…….


…….


Bagan alurnya adalah sebagai berikut :








image001



True (benar) False (Salah)



Pada bentuk ini, pernyataan hanya akan dijalankan kalau kondisi bernilai benar. Yang terpenting dari bagan alur diatas adalah kondisinya. Kodisilah yang menentukan apakah sebuah pernyataan program akan dieksekusi atau tidak


Contoh pseudocode dari bentuk pernyataan if adalah :


Variabel :


Suhu : bilangan nyata


Mulai


Masukkan suhu tubuh pada variable suhu


Jika Suhu > 37 maka nyatakan panas


Selesai


Pernyataan tersebut bisa dterjemahkan kedalam bahasa pemrograman dibawah ini :










C++


Pascal


Include <iostream.h>


void main (void)


{


float suhu;


cout << “Masukkan Suhu : ”;


cin >> suhu;


if (suhu > 37)


{ cout << “Panas”;}


cout << “Selesai”


}


Var


Suhu : Real;


Begin


Write (‘Masukkan Suhu : ’);


Readln(Suhu);


If Suhu > 37 then writeln(‘Panas’);


Writeln(‘Selesai’)


End.


Pada pernyataan diatas “Panas” tidak selalu ditampilkan tergantung kepada nilai yang dimasukkan oleh user. Tetapi pernyataan ‘Selesai’ akan selalu ditampilkan karena tidak tergantung kepada kondisi if.


2. Pernyataan IF ELSE


Bentuk kedua dari pernyataan IF adalah sebagai berikut


IF kondisi(-kondisi) yang harus dipenuhi


Pernyataan


Pernyataan


…….


…….


ELSE


Pernyataan


Pernyataan


…….


…….


Bagan alurnya adalah sebagai berikut :








image002



True (benar) False (Salah)



Pada bentuk ini :



  1. Pernyataan sesudah if akan dieksekusi kalau kondisi bernilai benar
  2. Pernyataan sesudah else akan dieksekusi kalau kondisi bernilai salah

Sebagai contoh diinginkan tampilan :



  1. Suhu tinggi jika bernilai lebih dari 37
  2. Suhu tidak tinggi kalau kurang atau sama dengan 37

Maka contoh pseudocodenya adalah sebagai berikut :


Variabel :


Suhu : bilangan nyata


Mulai


Masukkan suhu tubuh pada variable suhu


Jika Suhu > 37 maka nyatakan panas


Selain itu nyatakan tidak panas


Selesai


Pernyataan tersebut bisa dterjemahkan kedalam bahasa pemrograman dibawah ini :










C++


Pascal


Include <iostream.h>


void main (void)


{


float suhu;


cout << “Masukkan Suhu : ”;


cin >> suhu;


if (suhu > 37)


{ cout << “Panas”;}


else


{ cout << “Tidak Panas”;}


cout << “Selesai”


}


Var


Suhu : Real;


Begin


Write (‘Masukkan Suhu : ’);


Readln(Suhu);


If Suhu > 37 then


writeln(‘Panas’)


Else


WriteLn(‘Tidak Panas’)


Writeln(‘Selesai’)


End.


Didalam sebuah konstruksi if dan else dapat terdapat bentuk bersarang (nested). Bentuk bersarang merupakan contoh bentuk dari sebuah atau beberapa buah pernyataan if dan else yang terdapat didalam bentuk if dan else yang lainnya. Nested IF dan ELSE merupakan pernyataan yang lebih rumit dibandingkan dengan pernyataan IF dan ELSE sederhana Berikut ini adalah contoh bentuk pernyataan tersebut :


image003


Contoh dari pemrograman dengan menggunakan nested if adalah sebagai berikut :










Bahasa C++


Bahasa Pascal


#include <iostream.h>


void main(void)


{


float TotalPembelian;


cout << “Total Pembelian : “<< endl ;


cin >> TotalPembelian;


if (TotalPembelian >= 100000)


{


cout<< “Diskon sebesar 10%”;


}


else


{


if (TotalPembelian >= 50000)


{


cout << “Bonus 1 Piring”;


}


else


{


if TotalPembelian >= 10000


{


cout << “Bonus 1 Gelas”;


}


else


{


cout<< “Tidak ada bonus”;


}


}


}


}


}


Var


TotalPembelian : real;


Begin


Write (‘Total Pembelian = ‘);


ReadLn(TotalPembelian);


IF TotalPembelian >= 100000 then


WriteLn(‘Diskon sebesar 10%’)


Else


IF TotalPembelian >= 50000 then


WriteLn(‘Bonus : 1 Gelas’)


Else


WriteLn(‘Tidak ada bonus’);


End.



Seperti terlihat pada program diatas if/else bersarang akan dengan mudah mengakibatkan sebuah program menjadi lebih rumit. Karena itu diperlukan cara untuk membuat program menjadi lebih sederhana, yaitu dengan struktur switch didalam bahasa c ataupun case didalam bahasa pascal. Switch akan dibahas lebih lanjut setelah memahami pengertian if dan case dengan lebih mendalam


Latihan :


Tuliskanlah pernyataan program dalam bentuk pseudocode ataupun bahasa pemrograman yang anda pahami. Buatlah sebuah program yang meminta sebuah bilangan dari keyboard. Kemudian program memberikan komentar :


Negatif kalau nilainya kurang dari 0


Positif kalau nilainya lebih dari 0


Nol kalau sama dengan nol



Oleh : Abdusy Syarif ST., MT

blog comments powered by Disqus

Poskan Komentar



 

Mata Kuliah Copyright © 2009 Premium Blogger Dashboard Designed by SAER