Minggu, 02 Agustus 2009

MK MENGGAMBAR ARSITEKTUR

Minggu ke- 2


MK MENGGAMBAR ARSITEKTUR


SEMESTER I / 3 SKS



Penjabaran Isi Satuan acara pengajaran


CAKUPAN ISI (Content Summarry)


Huruf dan Angka


§ Pembahasan Tugas Awal


§ Prinsip dan Tata Cara Menggambar


§ Pembuatan Tulisan


§ Huruf & Angka


Tugas ke-2: Huruf & Angka



TUJUAN PEMBELAJARAN (Learning Outcomes)


1. Mengetahui kesalahan tugas awal


2. Mengetahui teknik menggambar: prinsip dan tata cara menggambar


3. Mengetahui cara membuat tulisan


4. Mengetahui beberapa jenis, bentuk huruf serta, jarak antar huruf dalam membentuk kata dan jarak antar kata dalam membentuk kalimat.


5. Terampil mengaplikasikan teknik pensil dalam tugas arsir dan huruf .


KRITERIA PENILAIAN (Assesment Criteria)


1. Mengetahui teknik menggambar: prinsip dan tata cara menggambar


2. Terampil dalam membuat huruf dan angka standar yang baku, yaitu:


§ Kesesuaian antara karakter jenis pensil dengan dimensi huruf dan angka


§ Penulisan teknik pensil dengan satu tarikan garis yang tidak diulang,


§ Keteraturan dan kekonstanan bentuk dan jarak antar huruf dan angka


METODE PENILAIAN (Assesment Method)


Tugas ketrampilan dengan teknik pensil dalam membuat arsir dan huruf .


PENYAMPAIAN (Delivery)


§ Tatap muka


§ Diskusi


§ Tugas Individu


§ Studio



PUSTAKA (References)


Ching, Frank, Grafik Arsitektur, diterjemahkan oleh Paulus Hanoto Adjie, Erlangga, Jakarta, 4


Reid, Grant W., Grafik Lansekap, Erlangga, Jakarta, 2001


Mauro, Budi, Yasin, Teknik Menggambar Arsitektur, Bandung


Neufert, Ernst, Data Arsitek, diterjemahkan oleh Sjamsu Amril, Erlangga, Jakarta, 1996


Wang, Thomas C., Gambar Denah & Potongan, Erlangga, Jakarta, 1999


-, Pengantar Arsitektur, Buku Pegangan Mahasiswa AR-111, Jurusan Arsitektur ITB, Semester I 1997-1998


MATERI PENGAJARAN


Prinsip dan Tata Cara Menggambar


Untuk mencapai pada suatu keindahan hasil gambar, seseorang harus mempelajari prinsip dan tata cara menggambar yang dilakukan dengan serangkaian tahapan rendering dan tak mengenal putus.


Prinsip dan tata cara menggambar harus memperhatikan:


1. Komposisi : kesatuan, tekanan, keseimbangan


2. Proporsi


3. Sudut pandang


4. Kesan 3 dimensi


5. Elemen-elemen penunjang: orang, pohon, kendaraan


Berikut contoh gambar arsitektur.


Perhatikan mulai dari komposisi (terdapat keseimbangan antara bangunan dan ruang luar), proporsi (antara besar orang, bangunan dan elemen ruang luar lainnya), pengambilan sudut pandang yang menarik dari pintu masuk, adanya kesan tiga dimensi dengan adanya bayangan, gelap -terang oleh sinar matahari serta dilengkapi dengan elemen penunjang (orang, tanaman).


image001


1. Komposisi


Bagian-bagian dari gambar arsitektur yang terdiri dari bangunan dan elemen-elemen penunjang harus disatukan dan diatur dengan baik. Bangunan sebagai perhatian utama, lansekap sebagai komplemen, dan langit-langit dan pohon atau bangunan lain digambar secukupnya, sehingga adanya keseimbangan komposisi antara elemen utama, elemen background dan elemen foreground.


image002


Titik pusat perhatian (point of interest) dari sebuah gambar adalah elemen utama. Misalnya pintu masuk ke dalam bangunan atau tempat berenang, atau apapun, berilah penekanan pada point of interest tersebut: garis-garis pengarah, pemberian detail yang lebih cermat pada bagian tersebut, atau tone yang lebih kontras akan memberikan aksen.


image003 2. PROPORSI


- Proporsi yang baik antara ukuran besar gambar dan besar kertas.


- Proporsi yang baik antara ukuran besar orang dan besar bangunan, ukuran halaman dan adanya unsur pohon di depan maupun di samping bangunan.


image004


Proporsi juga menjelaskan ukuran dengan membandingkan besar orang dengan besar bangunan 3. sudut pandang


Arsitek harus pandai memilih sudut pandang yang paling menarik dari obyek ciptaannya melalui gambar perspektif.


image005



A. Lebih baik, memperlihatkan bagian utama (pintu masuk) dari ekterior


B. Tidak baik, memperlihatkan bagian samping (pintu garasi) dari ekterior



image006


Ketiga bangunan diatas memiliki komposisi yang baik, meskipun pengambilan sudut pandang berbeda ketinggian (horizonnya).


Perbedaan ini tentu disesuaikan dengan maksud dari arsitek; misalnya untuk menunjukkan keindahan halaman rumah, atau bagian-bagian lain yang menarik.


4. kesan tiga dimensi


Untuk menghilangkan kesan datar suatu gambar, perlu kesan tiga dimensi pada suatu gambar arsitektur, yaitu dengan:


- Kontras


- Naung dan bayangan


image007


Naung dan bayangan yang dibentuk oleh sinar matahari dari berbagai arah



Contoh rendering pada bidang dan lantai oleh bayangan 5. elemen-elemen penunjang


Untuk menimbulkan kesan akan keadaan yang sebenarnya dan sebagai pembanding/ skala dalam gambar arsitektur perlu elemen-elemen penunjang:


- Manusia


- Pohon


- Kendaran


image009


Contoh orang dengan beberapa gerak Contoh kendaraan jenis sepeda


image010


Contoh perbandingan antara tanaman penutup tanah/rumput, perdu dan pohon


image011 Contoh kendaraan jenis mobil


Berikut contoh gambar eksterior pada suatu kawasan yang memperhatikan prinsip dan tata cara menggambar arsitektur seperti tersebut diatas.


image012


HURUF & ANGKA


Huruf dan angka penting untuk memberikan keterangan pada penyajian gambar-gambar arsitektur, sehingga mempunyai keahlian membuat huruf dan angka diperlukan untuk melengkapi pekerjaannya.


Terdapat beberapa bentuk huruf dan angka, namun sebelumnya kita perlu berlatih bisa di kuasai.


Yang perlu diperhatikan dalam komposisi diatas gambar adalah:


1. Bentuk dan jenis setiap huruf


Jenis huruf dan angka yang digunakan sebaiknya tetap, artinya satu tipe huruf dipakaii dalam satu gambar yang sama, dan bentuk huruf yang dipakai sebaiknya konstan. Misalnya jika di satu tempat dipakai huruf A yang standart, maka di tempat lain juga dipakai bentuk yang saman tidak berubah menjadi lebih kurus atau lebih gemuk dari huruf A semula, lihati ilustrasi berikut:


KURUS ABCDEF12345


STANDAR ABCDEF12345


GEMUK ABCDEF12345


Huruf konstan adalah huruf yang dibuat dengan tekanan dan ketajaman pensil yang sama, dan dengan tarikan garis langsung yang tidak diulang


2. Jarak antara huruf/ angka dalam membentuk kata


Jarak antara huruf bukan dengan memberikan ukuran jarak yang sama, tetapi jarak antara huruf dibuat dengan mempertimbangkan besaran luas area antara huruf sehingga terlihat harmonis, lihati ilustrasi berikut:


SPACING v


Jarak antara S dan P tidak sama dengan P dan A, tetapi bentuk kata harmonis


ACING x


I I I I I I


Jarak antara S dan P sama dengan P dan A, tetapi bentuk kata tidak harmonis



LETTER SPACING baik


LETTER SPACINGjelek, terlalu renggang


3. Alat bantu horizontal


Diperlukan agar dimensi huruf sama dan tatanan huruf/ angka yang rapi. Garis bantu sebaiknya dibuat tipis, sehingga tidak perlu dihapus.


Lihatlah contoh tulisan tangan di lembar berikut ini:


image013


image014


image015


Contoh-contoh huruf dan angka yang terdapat di dalam komputer


image016


image017


Contoh huruf dan angka (kecil - besar) dan terapannya pada kata:







ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789



ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789 ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789 ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789 ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789 ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789 ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


tampak depan


skala 1:100


potongan a-a


skala 1:100


SITE PLAN


scala 1:200


elevation


scala 1:200


denah lantai 1


skala 1:100


kantor pusat


pipa pvc ø 3”


perspektif


sketsa suasana



eksterior


elevasi lantai ±0.00a


interior


keramik poles 30x30 cm


oktogonal


utara


ground plan


genteng plentong berglazur


tampak depan


skala 1: 200


detail fasade


skala 1:50


interior


30x30 cm


oktogonal


utara


ground plan


genteng plentong


dan seterusnya ..... cari kata-kata yang terpakai di gambar arsitektur


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVW0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRS2345678


abcdefghijklmnopqrst0123456789


ABCDEFGHIJKLM01234567


abcdefghijklmnop012345


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVW0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRST012345


abcdefghijklmnopqrstuvwx0123456789


ABCDEFGHIJKLMO01234


abcdefghijklmnopq01234567


ABCDEFGHIJ01234


abcdefghijkl0123456


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVW0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRST012345


abcdefghijklmnopqrstuvwx0123456789


ABCDEFGHIJKLMO01234


abcdefghijklmnopq01234567


ABCDEFGHIJ01234


abcdefghijkl0123456


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTo123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMO012345


abcdefghijklmnop01234567


ABCDEFGHIJ0123456


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklm0123456789


abc bcdefghijklmno01234567


ABCDEFGHIJKL0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklmn0123456789


ABCDEFGHIJ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz012345678 9


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijklm0123456789


ABCDEFGHIJKL0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


abcdefghijkl0123456789


ABCDEFGHIJ0123456789


abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ0123456789


MK MENGGAMBAR ARSITEKTUR


SEMESTER I / 3 SKS

TUGAS II : HURUF & ANGKA

Tugas Minggu ke-2: 5% Nilai Akhir



TUJUAN


Tugas Penulisan


Melatih mahasiswa untuk membuat huruf dan angka standar yang baku, yaitu:


§ Kesesuaian antara karakter jenis pensil dengan dimensi huruf dan angka


§ Penulisan garis pensil dengan satu tarikan garis yang tidak diulang,


§ Keteraturan dan kekonstanan bentuk dan jarak antar huruf dan angka


FORMAT KERTAS


Kertas Padalarang/ concorde/ tidak licin, diatas 90 gr, ukuran 42 cm x 30 cm dengan garis tepi 1 cm dan kop standar yang telah ditentukan.



JADWAL


Pemberian dan pejelasan dimulai pada minggu ke-2 dan dikumpulkan pada minggu ke-3 kepada Dosen/ Asisten sebelum dimulai perkuliahan.


TUGAS


Mahasiswa diminta membuat:


1. Susunan berurut huruf alpabetikal dari A sampai Z dan angka 1 sampai 0 dalam dimensi antara 3 mm sampai dengan 20 mm pada suatu susunan baris horizontal. Tiap baris mempunyai huruf yang sama, tetapi berbeda pada baris berikutnya. Dimensi huruf tiap baris tidak perlu berurut, seperti 3 mm, 5 mm, 7 mm dan seterusnya. Mahasiswa diperkenankan mengatur jarak antar baris, disesuaikan dengan ukuran masing-masing huruf & angka, serta komposisi terhadap bidang gambar.


2. Membuat contoh-contoh penulisan huruf dan angka pada gambar arsitektur, misalnya: denah lantai dasar, tampak depan, potongan A-A, dan sebagainya.



Buku panduan:


Ching, Frank, Grafik Arsitektur, diterjemahkan oleh Paulus Hanoto Adjie, Erlangga, Jakarta, 4


Halse, Albert O, Architectural Rendering, MCGraw-Hill, Inc, NY, 1972


Selamat bekerja


Contoh hasil karya mahasiswa



image018


image019


image020


Oleh : IR. ANDJAR WIDAJANTI, MT

blog comments powered by Disqus

Poskan Komentar



 

Mata Kuliah Copyright © 2009 Premium Blogger Dashboard Designed by SAER