Minggu, 09 Agustus 2009

ACCOUNTING INFORMATION SYSTEM

MODUL 3


AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH I


RESKINO, SE, Akt, M.Si










image001




ACCOUNTING INFORMATION SYSTEM





Sistem informasi akuntansi adalah Sistem pengumpulan dan pemprosesan data transaksi serta penyebaran informasi keuangan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.



I. TERMINOLOGI DASAR



Kejadian


Peristiwa yang berpengaruh. Suatu kejadian yang umumnya merupakan sumber atau penyebab dari perubahan aktiva, kewajiban, dan ekuitas.



Transaksi


Kejadian eksternal yang melibatkan transfer atau pertukaran antara dua entitas atau lebih



Akun


Catatan sistematis yang memperlihatkan pengaruh dari transaksi dan kejadian lainya


Terhadap unsur tertentu (aktiva kewajiban dan seterusnya) akun yang terpisah


Untuk setiap aktiva, kewajiban , pendapatan, beban, dan modal



Akun Riil dan Akun nominal


Adalah akun-akun aktiva, kewajiban, dan ekuitas; akun-akun ini muncul di neraca. Akun nominal adalah akun-akun pendapatan, beban, dan dividen; akun-akun ini muncul pada laporan laba-rugi




Buku Besar


Buku yang mengandung akun-akun. Buku besar umum berisi semua akun aktiva, kewajiban, ekuitas pemilik, pendapatan, dan beban. Buku besar pembantu mencatat rincian yang berhubungan dengan akun buku besar umum ttt.



Jurnal


Buku pencatatan awal di mana transaksi dan kejadian-kejadian lainnya dicatat pertama kali. Berbagai jumlah yang terdapat dalam jurnal kemudian dipindahkan ke buku besar



Pemindahbukuan


Proses pemindahan fakta-fakta dan angka-angka penting dari jurnal ke akun buku besar.



Neraca saldo


Daftar semua akun terbuka dalam buku besar ke buku besar beserta saldonya. Neraca saldo yang tercipta setelah semua penyesuaian dipindahkan ke buku besar disebut neraca saldo yang disesuaikan.



Ayat jurnal penyesuaian


Ayat jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi untuk memperbaharui semua akun menurut akuntansi akrual agar laporan keuangan yang tepat bisa dibuat.



Laporan keuangan


Laporan yang mencerminkan pengumpulan, tabulasi, dan ikhisar akhir dari data akuntansi. Empat laoran adalah: neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan laba ditahan.



Ayat jurnal penutup


Digunakan untuk mengurangi semua akun nominal menjadi nol dan menentukan serta mentransfer laba bersih atau rugi bersih ke akun ekuitas pemilik.



II. ATURAN DEBED KREDIT



Istilah debed dan kredit masing-masing berarti kiri dan kanan, kedua istilah ini tidak berarti peningkatan atau penurunan, dan digunakan dalam proses pencatatan untuk menggambarkan di mana ayat jurnal dibuat.


image002


Jika debit lebih besar dari pada kredit maka account akan bersaldo debit sebaliknya jika kredit lebih besar dari debit maka account akan bersaldo kredit



image004




III. PERSAMAAN AKUNTANSI


Persamaan harus seimbang setiap transaksi jika ada debit pasti harus ada kredit



Text Box: Ekuitas Pemegang Saham Text Box: KEWAJIBANimage008image009



Gambar dibawah ini memperlihatkan akun-akun yang terdapat pada ekiutas pemegang saham


image010



IV. LAPORAN KEUANGAN & STRUKTUR KEPEMILIKAN



Saham biasa dan laba ditahan dilaporkan dalam bagian ekuitas pemegang saham dari neraca. Pendapatan dan beban dicatat dalam laporan laba-rugi. Dividen dilaporkan dalam laporan laba ditahan. Karena dividen, pendapatan, dan beban akan ditransfer ke laba ditahan pada akhir periode, maka perubahan dalam salah satu pos ini akan mempengaruhi ekuitas pemegang saham



image012


V. AYAT JURNAL PENYESUAIAN



Penyesuaian diperlukan untuk memastikan bahwa perusahaan mematuhi prinsip-prinsip pengakuan pendapatan dan penandingan


image014


VI. AYAT JURNAL PENUTUP



Dalam praktik, perusahaan biasanya membuat ayat jurnal penutup pada akhir periode akuntansi tahunan perusahaan.



Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika membuat ayat jurnal penutup adalah:




  1. Hindari penggandaaan yang tidak disengaja atas saldo pendapatan dan beban, alih-alih menghapuskannya


  2. Jangan menutup dividen melalui akun Ikhtisar rugi laba. Dividen bukan merupakan beban, dan bukan merupakan faktor dalam menentukan laba bersih.


VII. SIKLUS AKUNTANSI



Memperlihatkan bagan arus dari langkah-langkah dalam siklus akuntansi. Langkah-langkah ini adalah prosedur akuntansi yang biasanya digunakan oleh perusahaan untuk mencatat transaksi dan membuat laporan keuangan.


image016



Mengidentifikasi dan mencatat transaksi serta kejadian lainnya


Sebagian pihak setuju bahwa perubahan personalia atau kebijakan manajemen, meskipun penting, tidak perlu dicata dalam akun. Pada sisi lain ketika perusahaan melakukan penjualan atau pembelian tersebut harus dicatat.



Pembuatan Jurnal


Berbagai transaksi dan kejadian yang mempengaruhi unsur-unsur bisnis dasar (aktiva, kewajiban, dan ekuitas) dikategorikan dan dikumpulkan dalam akun (accounts).



Pemindahbukuan (posting)


Prosedur pentransferan ayat jurnal ke akun buku besar disebut dengan pemindahbukuan yang melibatkan langkah-langkah sebagai berikut:


1. Dalam buku besar, catatlah tanggal, halaman jurnal, dan jumlah debet yang tertera pada jurnal ke kolom yang tepat untuk akun yang didebet


2. pada kolom referensi jurnal, tulislah nomor akun atas jumlah debet yang diposting


3. dalam buku besar, catatlah tanggal, halaman jurnal, dan jumlah kredit yang tertera pada jurnal ke kolom yang tepat untuk akun yang dikredit


4. pada kolom referensi jurnal, tulislah nomor akun atas jumlah kredit yang diposting.



Neraca Saldo


Adalah daftar akun beserta daftar akun saldonya pada suat waktu ttt. Biasanya saldo dibuat pada akhir periode akuntansi.



Prosedur pembuatan neraca saldo:




  1. membuat daftar judul akun beserta saldonya’


  2. menjumlahkan kolom debet dan kredit


  3. membuktikan kesamaan antara kedua kolom itu


Pembuatan Jurnal


Berbagai transaksi dan kejadian yang mempengaruhi unsur-unsur bisnis dasar (aktiva, kewajiban, dan ekuitas) dikategorikan dan dikumpulkan dalam akun (accounts).

blog comments powered by Disqus

Poskan Komentar



 

Mata Kuliah Copyright © 2009 Premium Blogger Dashboard Designed by SAER