Selasa, 01 September 2009

Pembentukan Ruang

Minggu ke- 4


Oleh : Ir. Andjar Widajanti, MT



CAKUPAN ISI (Content Summarry)


· Pembentukan Ruang


· Studi Kasus


PUSTAKA (References)


Akmal, Imelda, Karya-karya Arsitek Muda Indonesia, Gramedia, Jakarta, 1997-2002


Ching, Francis DK, Ilustrasi: Desain Interior, terjemahan, Erlangga, 1996


Ching, Francis DK, Arsitektur: Bentuk, Ruang dan Susunannya, terjemahan, Erlangga, 1999


IAI, Karya Arsitek Indonesia, IAI, Jakarta, 2003


Powell, Robert, The Tropical Asian House, Select Book, Singapore, 1996


Studi Lapangan Mahasiswa Jurusan Arsitektur FTSP UMB


Majalah:


Architecture Asia, ARCASIA


Majalah LARAS


Majalah ASRI



materi pengajaran



PEMBENTUKAN RUANG


Merencana ruang


Merencana ruang diawali dengan membuat program kebutuhan klien, mempelajari aktivitas pemakai, menganalisis kebutuhan spasialnya.


image001


Setelah itu, susunlah ruang-ruang yang dibutuhkan untuk berbagai aktivitasnya.


image002


Kebutuhan luas ruang dapat diperkirakan dari jumlah pemakainya, perlengkapan dan peralatan ruang yang dibutuhkan, dan sifat aktivitas yang akan berlangsung di masing-masing ruang.


image003


Kebutuhan-kebutuhan ruang ini kemudian diterjemahkan ke dalam blok-blok ruang yang masih kasar, dihubungkan terhadap ruang-ruang lainnya dan konteks tapak


image004



Jarak dan sirkulasi kegiatan sehingga terbentuk suatu ruang



image005




Berikut ilustrasi terbentuknya suatu ruang oleh penempatan perabot dan sirkulasi yang terjadi:


image006


Denah hasil dari ilustrasi tersebut, dapat digambarkan seperti berikut:



image007





Luas ruang yang diperoleh dari penempatan perabot dan sirkulasi tersebut, dapat digambarkan sbb:


image008



Berikut ini contoh pengembangan bentuk ruang:


image009


Denah


image010


Perspektif


BENTUK MENENTUKAN RUANG



Bentuk memberikan dimensi, skala, warna dan tekstur. Ruang memperlihatkan bentuknya.


image011


Ruang dapat dibentuk oleh unsur horizontal dan vertikal serta suasana yang terjadi oleh unsur tersebut (Ching, 1999):


A. Unsur -unsur horizontal


§ Bidang dasar


§ Bidang dasar yang dipertinggi


§ Bidang dasar yang diperendah


§ Bidang yang melayang


B. Unsur -unsur vertikal


§ Kolom


§ Bidang: I, L, I I, U, O


C. Derajat ketertutupan


§ Tertutup dan Derajat ketertutupan


§ Terbuka dan Variasi Bukaan (pada Bidang, pada Sudut)


§ Cahaya


§ Pemandangan


Unsur -unsur horizontal


§ Bidang dasar


§ Bidang dasar yang dipertinggi


§ Bidang dasar yang diperendah


§ Bidang yang melayang


Bidang-bidang tersebut dapat digambarkan sebagai berikut:


image012




bidang dasar


Berikut contoh gambaran perwujudan bidang dasar


image013


bidang yang dipertinggi


Berikut contoh gambaran perwujudan bidang yang dipertinggi


image014



bidang yang diperendah


Berikut contoh gambaran perwujudan bidang yang diperendah


image015



bidang yang melayang


Berikut contoh gambaran perwujudan bidang yang melayang


image016



unsur vertikal


§ Kolom


§ Bidang: I, L, I I, U, O


image017


kolom


Berikut contoh gambaran perwujudan kolom


image018



bidang: i, l, ii, u, o


Berikut contoh gambaran perwujudan bidang


image019


Bidang I


image020


Bidang l


image021


bidang i i


image022


bidang u


Derajat ketertutupan


§ Tertutup dan Derajat ketertutupan


§ Terbuka dan Variasi Bukaan (pada Bidang, pada Sudut)


§ Cahaya


§ Pemandangan



image023

blog comments powered by Disqus

Poskan Komentar



 

Mata Kuliah Copyright © 2009 Premium Blogger Dashboard Designed by SAER